Kamis, 17 November 2016
APAKAH ROKOK ELEKTRIK AMAN ?
Rokok Eletrik yang merupakan alat pengganti rokok tradisional ini mulai populer di kalangan masyarakat.
Banyak dari kalangan masyarakat berpaling dari kebiasaan merokok tembakau beralih menggunakan rokok elektrik ini,salah satunya yang menjadi alasan di karenakan Rokok Elektrik lebih aman dari pada rokok tembakau.
Lantas apakah benar bahwa vape (sebutan rokok elektrik) ini lebih aman ?
Banyak jawaban yang kita dengar bahwa vape lebih aman dari rokok tembakau,banyak juga jawaban yang mengatakan sebaliknya, Namun perlu kita ketahui terlebih dahulu bahan-bahan dari kedua rokok tersebeut.
A. ROKOK TRADISIONAL(TEMBAKAU)
Rokok tradisional yang sering di pakai para perokok mempunyai beberapa bahan kimia diantaranya :
1. Nikotin
Rokok mengandung nikotin yang sangat tinggi. Zat nikotin dalam rokok berasal dari tembakau. Nikotin dapat mengakibatkan kanker serta merusak struktur DNA.
2. Benzene
Benzene merupakan petrokimia yang diipakai untuk men-dry clean pakaian. Bahkan kandungan benzene adalah karsinogen yang dapat mengakibatkan kanker darah.
3. Arsenik
Arsenik adalah logam yang bisa meracuni darah dengan mudah. Terlebih sudah banyak pekerja pabrik yang meninggal karena keracunan arsenik. Kemampuan sel untuk memperbarui diri dapat tergganggu karena akumulasi arsenik.
4. Tar
Tar yang sifatnya karsinogenik timbul ketika rokok dibakar. Tar bisa menyebabkan beraneka ragam penyakit seperti kanker, impotensi, penyakit jantung, penyakit darah, bronkitis kronik, enfisema serta gangguan kehamilan dan janin.
5. Formaldehida
Formaldehida merupakan bahan kimia yang berfungsi untuk mengawetkan mayat. Nah, zat berbahaya ini bahkan terdapat pada rokok.
6. Aseton
Aseton merupakan bahan kimia yang terdapat pada penghilang cat kuku. Rokok juga memiliki kandungan aseton. Berbahaya jika zat aseton masuk melewati saluran udara serta bersemayam di paru-paru.
7. Karbon Monoksida
5% dari asap rokok merupakan karbon monoksida. Karbon monoksida adalah gas beracun yang bisa menempel pada sel darah merah serta mengganggu pengangkutan oksigen dalam darah sehingga menimbulkan kerusakan pada paru-paru serta berpotensi menyebabkan penyakit koroner.
8. Amonia
Aroma amonia bisanya tercium pada pembersih toilet. Bahan kimia ini dapat mengakibatkan rasa pusing tatapi menyebabkan kebiasaan merokok menjadi sangat candu.
9. Kadmium
Kadmium merupakan satu diantara logam-logam bahan untuk membuat baterai. Bagi orang yang merokok, zat kadmiun yang terhirup akan tersimpan di lapisan ginjal sehingga dapat mengakibatkan kerusakan ginjal.
10. Nitrogen Oksida
Pabrik dan mobil menghasilkan polutan udara berupa nitrogen oksida. Zat ini juga terkandung dalam asap rokok. Gas beracun ini bisa mengakibatkan radang paru-paru.
11. Kromium
Kromium adalah logam yang terbukti mengakibatkan kanker. Kromium menempel pada DNA serta merusaknya, sehingga membuat zat kromium lebih berbahaya untuk kesehatan.
12. Naftalena
Naftalena adalah bahan kapur barus yang berfungsi untuk mengusir serangga ataupun tikus dari pakaian. Bahkan rokok juga mengandung bahan berbahaya ini. Betapa berbahayanya menghisap bahan kapur barus dari mulut.
13. Hidrogen Sianida
Masyarakat umum telah mengetahui kalau sianida merupakan racun paling cepat di dunia. Jika dikombinasikan dengan hidrogen, zat kimia ini mampu membuat rusak silia di saluran bronkial serta paru-paru. Sebenarnya manfaat rambut halus seperti silia mampu mengeluarkan racun dalam udara yang dihirup.
14. Timbal
Timbal juga merupakan karsinogen. Kenaikan kadar timbal pada darah bisa mengakibatkan keracunan, terlebih lagi bisa mengakibatkan kematian.
15. Kumarin
Kumarin adalah zat adiktif organik pada bahan tambahan ]makanan yang sekarang sudah dilarang oleh standar dunia. Tetapi zat ini masih digunakan dalam pembuatan rokok.
dan kalian bisa lihat 4000 bahan kimia berbahaya lainya di sini :
4000 LEBIH BAHAN KIMIA PADA ROKOK
B. ROKOK ELEKTRIK (vape)
Rokok Elektrik butuh LIQUID yang merupakan uap. ada dua jenis liquid pada rokok elektrik yang pertama Liquid yang ada nikotinya dan liquid yang sama sekali tidak ada nikotin. berikut bahan-bahan pada liquid :
1. Vegetable Glycerin (VG)
Adalah cairan yang terbuat dari minyak tumbuhan inshaallah 100% aman. VG dibuat uap oleh vaporizer karena mempunyai uap yang tebal. biasanya para vapers yang masih baru-baru bakal nyari yang full VG, ya itu tadi uap nya tebel banget. Biar kekinian, hahaha. Rasanya di lidah sampe gigi itu manis.
2. Propylene Glycol (PG)
adalah bahan organik, dibuat di laboratorium, yang telah di setujui penggunaannya dalam beberapa hal oleh FDA (Food and Drug Administration) sebuah organisasi yang ketat dalam pemberian ijin di Amerika Serikat.
3. Perisa (Flavours) (Essense)
Salah satu hal yang membuat rokok elektrik menarik adalah banyaknya rasa yang dibuat, meskipun bahan perisa yang digunakan berbeda dari setiap merek, tapi dasarnya perisa yang digunakan adalah perisa berstatus food grade yang aman dikonsumsi, seperti vanila, minyak mawar, ekstrak buah, dan masih banyak lagi.
Banyak orang bilang "rokok elektrik berbahaya karena bisa meledak"
jawabanya iya!!! bahkan smartphone terkenal seperti (Appel dan Samsunk) pun juga meledak,bahkan harganya bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta. namun itu hanya 1000/1 barang saja yang bermasalah,wajarlah namanya juga barang elektronik,maka dari itu kita perlu berhati-hati dan mengecek sebelum membeli barang.
Lantas kenapa banyak yang mengatakan rokok elektrik lebih berbahaya ???
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) mengaku, Pungutan cukain mencapai Rp 125,55 triliun sepanjang 2015 yang masuk ke negara indonesia. (alasan ini lebih dari cukup)
bayangkan semua beralih ke rokok elektrik,pasti kalian sudah tau jawabanya.
Tapi Semua kembali kepada kita masing-masing,entah itu rokok elektrik maupun rokok tembakau yang jelas lebih baik untuk tidak merokok.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar